Gubernur Tampan Menjadi Tersangka KPK

koranibm.com – Pada jum’at 2 Februari 2018, Zumi Zola ditetapkan tersangka setelah KPK menetapkan Pelaksana Tugas (PLT) Sekertaris Daerah dan PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi.

Zumi Zola tersangka dugaan suap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2018. Kasus tersebut menetapkan empat orang sebagai tersangka. Tiga orang diantaranya adalah pemberi suap yaitu Sekertaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jambi Arfan, Mantan Asisten Daerah bidang III Saipudin, serta Supriono selaku Ketua Fraksi PAN yang diduga penerima suap.

 

KPK memeriksa Zumi Zola selama delapan setngah jam. Ia diduga menerima hadiah atau janji sebesar 6 Miliar. Namun ketika di wawancara oleh awak media, Zumi Zola dan pengacaranya enggan berkomentar.

Setelah dilakukannya penyelidikan oleh tim KPK, terdapat bukti-bukti berupa tiga brankas yang berisi uang pada 31 Januari 2018 sore hingga tengah malam. Penggeledahan dimulai di rumah dinas Gubernur Jambi. Kemudian, penggeledahan dilanjutkan di villa milik keluarga besar Zumi Zola.

 

 

Pada tanggal 27 november 2017, diadakan pertemuan di rumah terdakwa Arfan, pertemuan itu dihadiri dua orang swasta yaitu Nusa Suryadi dan Ali Tonang alias Ahui untuk membahas tentang bagaimana cara penyerahan uang Rp 6 miliar kepada Arfan. Dari pertemuan itu di sepakati modus penyerahan uang adalah menggunakan mobil.

Caranya, Ali Tonang akan menyerahkan sebuah mobil jenis Mitsubishi Outlander yng diketahui milik seseorang bernama Dheny Ivantriesyana kepada Arfan. Di dalam mobil itu sudah diisi uang senilai Rp 6 miliar.

Setelah itu atas perintah Arfan, Ali Tonang menyuruh Wahyudi dan Dheny Ivantriesyana untuk membawa mobil Outlander itu kerumah Wasis Sudibyo. Disana uang itu dibagi menjadi beberapa kantong pelastik yang akan diberikan kepada seluruh perwakilan fraksi di DPRD Jambi. Banyak isinya bervariasi sesuai arahan dari terdakwa Arfan dan Saipudin.

Uang suap yang diterima Zumi Zola dikumpulkan untuk menyuap anggota DPRD Jambi agar bersedia hadir dalam pengesahan RAPBD provinsi Jambi.

 

Sumber: kompas.com, liputan6.com

(KL4/IK/2)

FUTEBOL MOLEQUE

FUTEBOL MOLEQUE

1 Comment on Gubernur Tampan Menjadi Tersangka KPK

  1. HATHA SATRIA // February 26, 2018 at 21:37 // Reply

    Ggtkpk Ganteng Ganteng Tahanan Kpk

Leave a comment

Your email address will not be published.


*